:: Kata Hikmah ::

Tuesday, 8 May 2012

DOA IBU

3MEI
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang

Heeeeiiiiii.....sayup2 terdengar mcm suara tangisan kehampaan menyelinap masuk ke cuping telingaku yang masih terasa macam dalam mimpi...buka mata...terbau telur goreng....
Paras kesedaranku telah pulih...oh..ada yg goreng telur...aha..ada yg goreng telur..Anas sahur!!!!

Aku bingkas bangun dari katil..tercalit sedikit kekesalan dalam hati kerana tak terbangun lebih awal...sudah jadi kebiasaan sejak memasuki tahun 2 sekolah Islam Hidayah Anas telah membiasakan diri berpuasa sunat setiap Khamis..Alhamdulillah...satu sunnah telah menjadi amalan hidupnya walau aku sendiri belum mampu melunaskannya. Sebelum tidur Anas akan berpesan.."Ibu..jangan lupa esok sahur.." begitulah pintanya...

Aku terus menuju ke dapur..kelihatan Anas muram sedang di hadapannya terhidang sepinggan nasi berlaukkan telur goreng yang baru di jamah beberapa suap....aku terus bertanya kenapa ia tidak meneruskan makannya tatkala melihat ia dengan wajah yang muram merenung je pinggan nasinya....

"Dah azan!" pantas ia menjawab sambil memandang wajahku dengan sugul.....
Ya Allah segunung kekesalan menerjah masuk ke ruang hati ini menambah kesalku dari tadi....Dah terlewat rupanya..aku terdiam tanpa suara...

Anas terus bergerak membasuh tangan dan meninggalkan pinggan nasi dan gelas air yang masih banyak tersisa.....Aku mengekorinya ke bilik...duduk di pinggir katil di sebelah Anas yang dah mula berbaring semula..." Anas dah niat...soalku lembut.." "Dah.." jawabnya ringkas....Aku terus mengusap rambut Anas dengan lembut....'Nanti ibu doakan Anas ye!!!'..Anas terus membisu....Aku terus merangkumkan doa sambil tangan mengusap kepalanya dengan lembut.."Ya Allah...Engkau berikanlah kekuatan untuk Anas meneruskan puasanya....Amin'. Halkumku terasa tersumbat tatkala doa itu terlafaz....itulah doa paling kudus yang pernah kupanjatkan buat anakku....air mataku kekang dari tumpah dari takungannya....Ku biarkan Anas rehat seketika sebelum memujuknya bangun untuk bersiap sedia ke sekolah.

6.45 pagi Anas sudah bersedia dengan pakaian seragamnya; setia di muka pintu menanti kedatangan bas Pak Din yang mengangkutnya pergi dan balik ke sekolah. Bekas airnya di tinggalkan di tepi dinding membuktikan ia nekad untuk meneruskan puasanya pada hari itu.

5.30pm...seperti biasa aku akan muncul kembali ke rumah setelah menabur bakti di sekolah smk tmn desa skudai...."Assalamualaikum..." lontaran salamku disambut ceria anak2ku yang setia menanti kepulanganku..."Waalaikumussalam......." Pintu rumah terbuka.....aku terus melangkah masuk...mata ku meliar melihat kelibat Anas...."Adik mana?" soalku pantas...'Kat atas....'balas kakak..panggilan anak perempuan sulungku yang dikenali dengan panggilan kakak. "Ok tak adik?" soalku tak sabar2.....

Aku melabuhkan punggungku ke sofa melepaskan penat seharian..."Ok je.." balas kakak. Lapang dadaku mendengarnya. Aku lantas memanggil Anas turun....Terkedek2 anakku menuruni anak2 tangga tingkat atas rumahku....ceria dan bertenaga....Alhamdulillah..detik hatiku...rasa syukur yang amat mendalam menyapa hatiku.....Kalau kebiasaannya time aku tiba ke rumah nilah..Anas akan mula merengek manja bercampur baur...Dah tak tahan ni...rungutnya...seperti biasa aku akan memberinya kata2 semangat untuknya meneruskan puasanya....dan alhamdulillah ia berjaya melewatinya...

Hari ini ternyata luar biasa....tanpa sahur yang sempurna..Anas begitu ceria dan bertenaga...tiada rengetan..tiada keresahan.....benar2 luar biasa....
Aku terus teringat kata2 ustaz...doa ibu itu tiada hijabnya...Aku YAKIN..inilah buktinya...Allah telah memakbulkan doaku...doa dari sekeping hati seorang ibu yang benar2 tulus...mengharapkan bantuan Allah....
Allah Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang...Maha Mendengar akan segala DOA hamba2nya....
Aku bersyukur...........................................................

.Moga Anas akan terus membesar dengan bimbingan dan hidayah Allah...menjadi insan beriman dan bertaqwa..ummat Muhammad yang menjunjung sunnah tanpa curiga..di kala ummat hanyut dengan pelbagai mehnahnya....Anas akan bangkit menjunjung AlQuran dan Sunnah sebagai pegangan yang UNGGUL hingga ke akhir nyawa...Insyaallah.

Monday, 30 April 2012

Allah Maha Mendengar

Bismillahirrahmanirrahiim...

Dengan langkahan kaki kiri, ku mulakan langkah melalui pintu rumah yang setia memberikan ruang untukku setiap pagi dan petang, pergi dan pulang.....

Bismillahitawakkal tu'alallah...detik hatiku penuh tulus....
Rutin hidupku bermula....pagi Isnin yang indah...
Ku bertekad biarlah pagi ini akan menjadi lebih indah dengan permulaan yang baik...
Doaku tatkala melewati pintu tadi benar2 ku pahatkan dlm hati...benar2 ku rancang dengan hati2...
Ku ingin sekali merasai Allah Maha mengetahui dan maha mendengar segala bisikan hati...

Doaku tak putus-putus...
Ya Allah....
Berkatilah segala usaha-usaha murniku; mendidik anak didikku ...menimba ilmu
menjadi insang cemerlang dikasihi Tuhan....
Ya Allah....
Peliharalah diri ini dari perbuatan keji dan mungkar...samada melalui ucapan,perbuatan atau bisikan hati...
Ya Allah..yang mempunyai kekuasaan Pelindung...maka lindungilah aku....
Ya Allah.....
Jadikanlah Yang baik pada pandanganMu itu akan baik juga pada pandanganku...dan yang buruk pada pandanganMu, akan buruk juga pada pandanganku...
Dekatkanlah aku kepada yang baik itu dan jauhkanlah aku dari yang buruk itu....

Ya Allah...
Ku rangkumkan doa kekasihMu Rasulullah s.a.w.
"Wahai Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan Engkau daripada ilmu yang tidak berguna dan daripada hati yang tidak khusyuk(tidak takut kepada Allah)."  Hadith riwayat Muslim.

Berbekalkan doa dan tekad itu, ku mulakan hari ini dengan penuh harapan......
Insyaallah Allah Maha Mendengar........detik hatiku penuh yakin....

Masa terus berlalu......
SUBHANALLAH......Alhamdulillah....
Maha Suci Engkau Ya Allah....... Segala puji hanya layak untukMu....

Jauh di sudut hati ini terasa begitu tenang dan senang mengingatiMu ya Allah.....
Terasa kekuatan menerjah kelibat kemungkaran....
Biar hanya cuma mengingkari melalui hati tanpa lisan tanpa perbuatan....
sekurang-kurangnya aku telah cuba berjuang...walau hanya setipis-tipis iman....

Maha Suci Allah....Yang Maha Mendengar.......
Wallahuallam.